Tips Beli Rumah KPR dan Cash, Bujet, Lokasi, dan Legalitas

Mengetahui tips membeli rumah sangatlah disarankan, apalagi jika ini untuk beli rumah pertama kamu. Karena rumah bukanlah barang yang murah layaknya baju, kamu kudu jeli dan teliti agar gak menyesal nantinya.

Selain itu, proses pembeliannya juga melalui beberapa proses yang panjang dan harus mempertimbangkan berbagai macam aspek, mulai dari finansial sampai lingkungan.

Meski mahal, sebenarnya rumah adalah kebutuhan yang pokok. Jika memiliki rumah, kita merasa nyaman dan aman untuk beristirahat maupun berkumpul sama keluarga https://rumahimpian.id/landing/.

Nah sebelum mewujudkan impian tersebut, mari perhatikan sejumlah tips beli rumah KPR dan tunai berikut ini. Siapa tahu, tips ini bermanfaat buat mengelola keuangan kamu!

Persiapkan bujet dan riset harga rumah

Tips membeli rumah yang pertama adalah mempersiapkan bujet terlebih dahulu. Cara mengumpulkannya tentu saja bisa dengan cara menabung sedini mungkin, atau menjual aset-aset yang dimiliki untuk menutupi biaya kekurangannya.

Tapi perlu diingat, bujet untuk beli rumah sangatlah besar, gak kayak bujet beli motor atau membeli mobil. Setiap tahunnya harga rumah selalu naik, maka usahakan jangan menunda-nunda untuk memiliki hunian.

Kemudian, pastikan uang untuk membeli rumah tidak mengorbankan pos-pos kebutuhan lainnya, misalnya tabungan pendidikan anak atau tabungan dana darurat.

Mengenai besaran bujetnya, itu tergantung dari tipe rumah dan lokasi rumah yang bakal kamu beli.

Untuk mengetahui berapa kisaran harga rumah yang kamu inginkan, kamu bisa melakukan riset kecil-kecilan di internet. Cari tahu, kira-kira yang tipe dan lokasinya sesuai yang kamu inginkan berapa harganya.

Cara ini bukan sekadar untuk mengetahui harga pasaran, tetapi juga membantu kamu terhindar dari tindak penipuan.
Pertimbangkan beli baru lewat developer, beli bekas cari sendiri, atau membeli tanah lalu membangunnya dari awal

Setelah bujet dirasa cukup, kamu tinggal pilih deh, membeli baru lewat developer, beli bekas cari sendiri, atau membangun baru dari awal. Ketiga opsi tersebut memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Pikirkan matang-matang sebelum menentukan.
1. Beli rumah lewat developer

Beberapa keuntungan bisa kamu dapatkan bila membeli rumah lewat developer. Pertama, kamu gak perlu susah payah cari tanah dan membangun rumah dari nol. Semua rumah yang ditawarkan biasanya sudah jadi dan siap huni, termasuk juga pemasangan instalasi-instalasinya seperti listrik dan saluran air.

Biasanya, rumah yang dibangun oleh developer sudah terjamin akan kualitas dan legalitasnya. Kamu gak perlu repot-repot lagi untuk mengurusnya.

Tapi sayangnya, kini mulai marak developer nakal yang kerjaannya doyan tipu sana-sini. Modusnya beragam, dari menjual rumah di tanah yang masih jadi sengketa, sampai modus di mana developer melarikan uang pembeli tanpa menepati janji untuk membangun rumah yang sudah disepakati di awal. Jadi pastikan kalau developer yang kamu pilih memiliki reputasi baik, lihat dari rekam jejak mereka dalam memasarkan rumah.
2. Beli bekas cari sendiri

Beli bekas cari sendiri juga marak dilakukan oleh mereka yang ingin memiliki hunian idaman. Kelebihannya, harganya mungkin tidak semahal beli rumah baru di developer. Kemudian, kamu juga bebas mengeksplor lokasi mana saja yang diinginkan.

This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.