Welcome to Our Website

Keutamaan Membaca Doa Sebelum Belajar

Perpanjang Subsidi Kuota Belajar Jarak Jauh, Menkeu Kucurkan Rp5,54 T

Manusia adalah makhluk Allah yang diberikan berkah besar berupa akal yang digunakan sebagai alt untuk berfikir dan mengolah informasi. Selain itu salah satu alasan Allah mengutus manusia ke bumi adalah untuk menjadi seorang Khalifah di muka bumi ini. Sebagai seorang yang diutus Allah menjadi Khalifah tentunya manusia harus memiliki pengetahuan tentang segala sesuatu yang ada di bumi khususnya.

Ilmu pengetahuan dan manusia adalah dua hal yang tidak dapat dipisahkan satu dengan lainnya, manusia membutuhkan ilmu pengetahuan untuk menjalani kehidupannya, ilmu pengetahuan kemudian di proses oleh akal dan otak manusia yang akan menuntun jalan manusia untuk membedakan apa yang benar dan yang salah. Sebagai seorang muslim banyak sekali ayat ataupun hadits nabi yang mengajurkan seorang muslim untuk menuntut ilmu atau belajar tetang segala hal, salah satu ayat yang ditafsirkan sebagai kewajiban seorang muslim untuk menuntut ilmu adalah wahyu yang pertama kali turun yakni Q.S Al – Alaq ayat 1-5 yang berbunyi :

اِقْرَأْ بِاسْمِ رَبِّكَ الَّذِيْ خَلَقَۚ

خَلَقَ الْاِنْسَانَ مِنْ عَلَقٍۚ

اِقْرَأْ وَرَبُّكَ الْاَكْرَمُۙ

الَّذِيْ عَلَّمَ بِالْقَلَمِۙ

عَلَّمَ الْاِنْسَانَ مَا لَمْ يَعْلَمْۗ

Yang mempunyai arti :

  1. Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu yang menciptakan.
  2. Dia telah menciptakan manusia dari segumpal darah.
  3. Bacalah, dan Tuhanmulah Yang Mahamulia,
  4. Yang mengajar (manusia) dengan pena.
  5. Dia mengajarkan manusia apa yang tidak diketahuinya.

Dari ayat Al-quran diatas banyak ditafsirkan sebagai kewajiban sebagai seorang manusia untuk menuntut ilmu atau mempelajari apa yang tidak diketahui sebelumnya. Selain dari ayat tersebut Rasulullah SAW juga pernah bersabda yang artinya :

“Jika seseorang mati maka terputuslah semua amalannya kecuali 3 hal : Shodaqoh jariyah, ilmu yang bermanfaat, anak yang sholeh yang mendoakannya”

Di dalam hadits yang lain Rasulullah SAW juga pernah bersabda yang artinya :

“Barang siapa menginginkan kebahagian dunia, maka tuntutlah ilmu dan barang siapa yang ingin kebahagian akhirat, tuntulah ilmu dan barangsiapa yang menginginkan keduanya, tuntutlah ilmu pengetahuan.”

Demikianlah kewajiban dan anjuran untuk menuntut ilmu dan mempelajari ilmu bagi seorang  muslim begitu penting untuk menjalankan kehidupannya di dunia dan menjalakan perannya sebagai Hamba Allah yang ditutus sebagai Khalifah di muka bumi ini. Berhubugan dengan keutamaan belajar dan menuntut ilmu, islam juga mengatur adab adab dalam menuntut ilmu dikutip dari detik adab – adab belajar atau menuntut ilmu adalah :

  1. Memiliki niat sungguh-sungguh dan ikhlas dalam belajar karena Allah SWT.
  2. Bersikap sopan terhadap guru atau pengajar serta teman yang sama-sama menuntut ilmu.
  3. Tidak tergesa-gesa selama proses belajar.
  4. Mengesampingkan terlebih dahulu, hal-hal yang mengganggu belajar.
  5. Tidak bersikap sombong atau sok tahu saat menerima pelajaran.

Di dalam point pertama adab belajar menuntut ilmu adalah niat karena Allah SWT. Salah satu bentuk niat dalam belajar menuntut ilmu adalah membaca doa sebelum belajar. Doa yang diajarkan dalam islam adalah sebagai berikut :

رَضِيْتُ بِاللهِ رَبًّا وَبِالْاِسْلاَمِ دِيْنًا وَبِمُحَمَّدٍ نَبِيًّا وَرَسُوْلاً رَبِّىْ زِدْنِيْ عِلْمًـا ناَفِعًاوَرْزُقْنِـيْ فَهْمًـا

Yang artinya :

“Kami ridho Allah Swt sebagai Tuhanku, Islam sebagai agamaku, dan Nabi Muhammad sebagai Nabi dan Rasul. Ya Allah tambahkanlah kepadaku ilmu yang bermanfaat dan berikanlah kepadaku rezeki berupa pemahaman.”

Di dalam doa sebelum belajar mempunyai kandungan bahwasannya sebagai seorang muslim sebelum kita belajar menuntut ilmu kita mengahrapkan keberkahan atas apa yang dipelajari agar ilmu yang dipelajari bisa bermanfaat untuk orang lain.